Senin, Januari 19, 2009

Libur Semester Sekolah Formal, Lubangsa Adakan Pengajian Kitab "Risalatul Mu'awanah"

Supriyadi, PPA Lubangsa

GULUK-GULUK—PPA Lubangsa mengisi liburan sekolah formal pasca ujian semester pertama 2008/2009 dengan pengajian kitab kuning, yakni kitab Risalatul Mu’awanah. Kegiatan tersebut diadakan oleh pengurus seksi P2PK (Pandidikan, Pengajaran dan Pengembangan Intelektual).
Pagi itu, 16 Januari 2009, seusai shalat jama’ah Subuh di Masjid Jamik Annuqayah ada pengumuman yang datangnya dari pengurus PPA Lubangsa seksi P2PK yang menjelaskan bahwa untuk mengisi hari libur sekolah formal Annuqayah, maka akan diadakan pengajian kitab Risalatul Mu’awanah.
Bersamaan dengan itu pula suara bergemuruh terdengar di dalam masjid. “Duh, lessonah, adu capek deh,” ucap salah satu santri yang duduk di saf paling depan nomor dua dari selatan itu. Santri yang melontarkan nada keluhan ini ternyata tidak sendiri. Menurut Rafiq, siswa kelas II MAT Annuqayah, dirinya berencana istirahat selama liburan sekolah. “Karena saya kan baru selesai mengikuti ujian,” terangnya saat ditemui di teras depan Masjid. Dengan terpaksa dirinya harus menggagalkan rencananya itu.
Tapi lain halnya dengan Muhammad Nuh, siswa kelas II A MTs I Annuqayah. Dia malah terlihat gembira ketika mendengar pengumuman itu. Alasannya, dia selama kurang lebih satu tahun mondok di Lubangsa tidak pernah mengaji kitab sampai khatam. Jadi kesempatan ini tidak akan disia-siakan, karena menurut informasi yang dia terima dari pengurus pesantren, kitab tersebut akan dikhatamkan selama liburan.
Muhammad Khotib, anggota pengurus seksi P2PK, menuturkan bahwa tujuan kagiatan tersebut adalah untuk mengisi liburan sekolah formal Annuqayah. Meskipun pada dasarnya kegiatan tersebut tidak tertulis dalam program kerja. Karena pihaknya sebagai pengurus tidak menginginkan liburan tersebut oleh santri hanya diisi dengan santai-santai atau bahkan pulang. Dia menyadari bahwa akan ada keluhan dari santri, tapi biasanya hal itu hanya brtahan sementara waktu. ”Toh nanti juga akan terasa manfaatnya buat mereka,” komentarnya dan melempar senyum.
Beliau menambahkan, kitab tersebut rencananya akan dikhatamkan selama liburan, karena akan dibacakan full time, memaksimalkan waktu dalam setiap harinya. Pengajian rencananya akan diadakan mulai pagi sampai siang, terus sore dan dilanjutkan pada malam harinya. Santri hanya istirahat sebentar (untuk makan). Namun, berhubung dengan adanya beberapa kendala, maka pihaknya memutuskan untuk menjadwalkan pengajian itu pada pagi harinya saja, yaitu dari pukul 07:30 WIB sampai 11:00 WIB.

1 komentar:

Air Setitik Team mengatakan...

Salam,

Mohon kunjungi kami di http://airsetitik.tk

Wassala,

Airsetitik