Jumat, Oktober 22, 2010

Ingatkan Santri Perhatikan Akhlak

Hairul Anam al-Yumna, PPA Latee

Guluk-Guluk—Usai shalat sunnah ba’da Maghrib Kamis (21/10) kemarin, KH Ahmad Basyir AS tidak langsung turun dari mushalla. Beliau masih berdiri di depan para santri. Pada saat itulah beliau menyampaikan beberapa hal berkenaan dengan akhlak.

Diawali dengan cerita, beliau menegaskan kepada santri bahwa ada satu adagium yang dulu dilekatkan kepada Annuqayah oleh masyarakat. Adagium tersebut berbunyi: “Kalau mau belajar tatakrama atau akhlak, mondoklah ke Annuqayah”.

Tapi, kata beliau, kalimat yang sangat mengagumkan tersebut kini mulai memudar. Berubahnya zaman melahirkan perubahan pula terhadap Annuqayah, terutama akhlak para santrinya.

“Saya sangat menyayangkan menyaksikan tingkah laku beberapa santri yang sudah tidak mencerminkan kesantriannya,” ujarnya.

Oleh karena itu, beliau sangat berharap kepada santri agar tidak menyepelekan akhlak. Dari segi pakaian saja, beliau menekankan agar santri tidak melepaskan kopiah meskipun berada di luar pesantren.

“Santri yang tidak memakai kopiah lebih-lebih ketika di luar pesantren, bukanlah santri Latee,” tegasnya.

Namun begitu, beliau mengartikan akhlak tidak sebatas berkenaan dengan tingkah laku atau penampilan saja. Menurut beliau, akhlak dapat diartikan senang kepada kebaikan dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam pandangan beliau, akhlak yang tidak dilandasi dengan ilmu akan sia-sia. Ilmu pun sulit diperoleh tanpa adanya keikhlasan. Dan, lanjut beliau, keikhlasan tersebut masih belum sempurna manakala tidak diwujudkan dalam tindakan nyata.

1 komentar:

M. Faizi mengatakan...

Astaghfirullah