Minggu, Mei 29, 2011

2011, Tahun Pembangunan bagi Karang Jati


Ummul Karimah, PPA Karang Jati Putri

Guluk-Guluk–Setelah gedung Assaudah II yang berukuran 21 X 7 meter diresmikan pada pertengahan bulan Februari lalu, pembangunan gedung baru di Pondok Pesantren Annuqayah daerah Karang Jati Putri kedua yang dimulai sejak 6 Maret 2011 pun telah usai dan diresmikan pada Ahad 1 Mei 2011. Pembangunan yang selesai dua sekaligus di tahun 2011 ini merupakan nikmat yang berkali-kali disyukuri oleh santri maupun pengasuh PPA Karang Jati.

Gedung kedua yang baru dibangun ini berukuran 15 X 5 meter dan bertempat di depan Assaudah I dengan posisi berhadap-hadapan. Jika di Assaudah II terdiri dari 3 kamar yang masing-masing berukuran 7 X 5 meter, gedung kedua yang baru dibangun ini mempunyai 4 ruang dan masing-masing berukuran 4 X 3,5 meter. Keempat ruangan tersebut digunakan untuk kantor, perpustakaan, dan kamar untuk santri.


Gedung yang pintu dan jendelanya dicat warna hijau itu menghabiskan dana bernilai sekitar 90 juta rupiah. Selain bantuan masyarakat sekitar, biaya pembangunan gedung baru ini diperoleh dari seorang donatur yang tak mau disebutkan namanya. Bantuan tersebut tak hanya untuk biaya gedung saja, melainkan juga untuk perlengkapan kantor, seperti seperangkat komputer untuk kelancaran administrasi kantor, buku-buku dan lemari untuk perpustakaan. "Kejutan Tuhan selalu datang tak di sangka-sangka. Pembangunan ini contohnya," tutur Ny. Hj. Thoyyibah, pengasuh PPA Karang Jati Putri.

Selanjutnya, Ny. Hj. Thoyyibah mengungkapkan bahwa betapa mengejutkan cara Tuhan memberikan rezeki lewat pemberi dana yang sebenarnya tidak tahu dan dekat secara langsung dengan pondok ini. "Hal itu merupakan bukti bahwa bagaimanapun Tuhan berkehendak untuk memberi kepada seorang hamba, tidak akan pernah salah sasaran. Bahkan bisa juga melalui seseorang yang tak dikenal sekali pun," tambahnya saat menyampaikan tausiyah usai acara tasyakkuran untuk gedung baru tersebut.

Menurut Mamluatul Bariroh, salah satu pengurus PPA Karang Jati Putri, adanya pembangunan gedung baru ini harus menjadi semangat bagi santri untuk memulai menata masa depan Karang Jati. Pembangunan tersebut harus menelurkan pembangunan-pembangunan lain yang tidak hanya bersifat materi, melainkan membangun kesadaran memajukan Karang Jati dengan membangun spiritual serta intelektual para santri. "Selain itu, bagaimana kita juga bisa mensyukuri dengan merawat dan mencintai sesuatu yang kita miliki," harap Mamluah.

Tidak ada komentar: