Minggu, April 01, 2012

Ikstida Adakan Tapak Tilas dan Baksos


Moh. Azhari, PPA Lubangsa

Pada Kamis (22/03) sore yang lalu, Ikatan Keluarga Santri Timur Daya (Ikstida) mengadakan kegiatan Tapak Tilas dan Bakti Sosial (Baksos). Kegiatan tersebut dimulai pada pukul 16.00 WIB dan dimulai dari perbatasan antara daerah Batuan dan Lenteng hingga Asta Jokotole Desa Saasa Kecamatan Manding.

Peserta yang hadir dalam kegiatan tersebut sebanyak 49 anggota dan 9 pengurus. Selain itu, pengurus ketua seksi Penerangan dan Pembinaan Organisasi (P2O) PPA Lubangsa, Imam Abdurrahman, juga berpartsipasi dalam kegiatan tersebut. Beliau juga dipasrahkan oleh panitia untuk menjadi juru bicara (jubir) dalam melepas pemberangkatan tapak tilas ke Asta Jokotole.

Hanya satu yang kami harapkan dalam kegiatan tapak tilas ini, yakni niat yang baik. Jadi perbaiki niat kalian semua dalam mengikuti tapak tilas ini,” pesan Kasi P2O terhadap peserta tapak tilas dan bakti sosial. Beliau juga menambahkan bahwa disamping kegiatan tapak tilas dan bakti sosial ini, terdapat momen yang penting untuk dirayakan, yaitu dalam rangka memperingati hari ulang tahun Ikstida yang ke-28.

Pada Jum’at pagi (23/03), peserta dan panitia mendengarkan kisah perjuangan Jokotole dari juru kunci yang sudah 30 tahun merawat asta jokotole tersebut.

Ke Jokotole panika ampon ngoasae Sumenep korang lebbi 45 taon se ekabdhi molae taon 1415 sampe’ taon 1460. (kiai Jokotole sudah menguasai Sumenep sekitar 45 tahun terhitung mulai tahun 1415 sampai tahun 1460),papar Yasin selaku juru kunci Asta Jokotole tersebut.

Setelah di Asta Jokotole, kegiatan dilanjutkan dengan bakti sosial yang dikemas dengan pembagian beras terhadap kaum duafa (kaum fakir miskin). Kegiatan ini mendapat respons positif dari kepala Desa Lanjuk, juru kunci, dan masyarakat sekitar.

Muhtadi, ketua panitia kegiatan ini, memaparkan bahwa tujuan diadakannya kegiatan ini tiada lain hanyalah untuk mempererat hubungan antar masyarakat sekitar dengan organisasi Ikstida. Beliau juga menambahkan bahwa kegiatan ini tidak hanya mempererat hubungan antara masyarakat, melainkan juga dengan Allah SWT. Semisal tawashul di Asta Jokotole.

Kegiatan ini berakhir pada pukul 15.00 Wib yang ditutup dengan istighasah bersama dan bersih-bersih bersama di sekitar Asta Jokotole.

1 komentar:

M. Faizi mengatakan...

Pak Yasin tidak memandang kamera. Siapa pengarah gayanya? :)