Senin, Maret 05, 2012

PPL 2 Instika di MA Al-Falah Surga Gelar Lepas Pisah


Hairul Anam Al-Yumna, PPA Latee

Enam mahasiswa Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) 2 Institut Ilmu Keislaman Annuqayah (Instika), Guluk-Guluk, Sumenep yang ditempatkan di MA Al-Falah Sumber Gayam (Surga), Kadur, Pamekasan menggelar lepas pisah, Rabu (29/2). Bertempat di Aula Workshop Pondok Pesantren Surga, acara tersebut diikuti 200-an siswa-siswi dan beberapa guru serta lima mahasiswa peserta PPL 2 Instika. Kelima mahasiswa tersebut adalah Syamsuni, Paisun, Ach Qusyairi Nurullah, Naofal, dan Fathorrahman. Sedangkan Taufiqurrahman yang juga peserta PPL 2 Instika tidak bisa hadir karena ada acara keluarga.

Acara tersebut dikemas secara seremonial. Dimulai dengan pembukaan, pembacaan ayat-ayat suci Alquran, sambutan-sambutan, dan diakhiri dengan pembacaan doa bersama. Kendati diformat secara sederhana, para siswa-siswi yang ada di tempat yang juga dijadikan ruangan kelas XII IPA itu tampak khidmat. Mereka mengikuti acara sejak sekitar 09.45 WIB hingga menjelang azan Dzuhur.

Selaku ketua panitia, Syamsuni menuturkan bahwa acara perpisahan tersebut tidak akan dikemas seformal mungkin. Cukup pamitan ala kadarnya. Namun, setelah dirembuk dengan teman-teman dan para siswa kelas akhir, muaranya disepakati untuk mengemas acara perpisahan yang melibatkan semua siswa-siswi MA Al-Falah Surga beserta para guru. Syamsuni dan teman-temannya rela sumbangan demi suksesnya acara tersebut.

Di samping itu, ketua Dewan Perwakilan Mahasiswa Instika tersebut berkali-kali menyatakan sangat berterima kasih kepada para guru, siswa, dan kiai di MA Al-Falah Surga.

“Maaf juga mesti diiringkan dengan ucapan terima kasih ini,” tegasnya sewaktu sambutan.

Syamsuni beserta teman-teman lainnya mengatakan amat berkesan menjalani praktik mengajar di MA Al-Falah Surga. Selain ilmu dan pengalaman, tambahnya, keakraban para guru menjadi hal yang sulit dilupakan.

“Sangat mengesankan,” kata Fathorrahman yang kini mengemban amanah sebagai sekretaris PAC IPNU Kadur Pamekasan.

Selama mengabdi, kendala utama mahasiswa Instika dalam melakukan PPL ialah masalah waktu.

“Adakalanya kami terlambat karena jarak tempuh antaran Sumenep dan Pamekasan yang lumayan jauh. Ditambah lagi padatnya kegiatan di pondok,” ujar Paisun.

Kendati demikian, papar Syamsuni, PPL di MA Al-Falah terbilang sukses.

“Saya puas dengan keseriusan adik-adik PPL,” ujar Syamsul Arifin, salah satu guru MA Al-Falah Surga.

“Saya banyak belajar dari kakak-kakak PPL. Mereka akrab sekaligus selalu sudi berbagi ilmu dan pengalaman dengan kami,” kata ketua OSIS MA Al-Falah Surga, Faisol Basori.

Kesan positif tersebut bisa dimaklumi mengingat para mahasiswa yang dikirim ke MA Al-Falah Surga adalah orang-orang yang memang ternama di Instika. Sebut saja misalnya Paisun (ketua Lembaga Pers Mahasiswa), Syamsuni (ketua Dewan Perwakilan Mahasiswa), Ach Qusyairi Nurullah (Presiden Mahasiswa Instika), dan Taufiqurrahman (sekretaris Dewan Perwakilan Mahasiswa).
 

Tidak ada komentar: