Minggu, Oktober 27, 2013

IAA Pamekasan Kembangkan Sayap Kealumnian


Anam Al-Yumna, alumnus PPA Latee, wartawan Kabar Madura

PAMEKASAN—Setelah seminggu sebelumnya dilangsungkan pemilihan Ketua Ikatan Alumni Annuqayah (IAA) Cabang Pamekasan, kepengurusan yang dipimpin H. Miftahunna'iem ini menggelar rapat, Jumat (25/10) lalu. Bertempat di area monumen Arek Lancor Pamekasan, rapat tersebut mengagendakan kelengkapan pengurus dan penyusunan program kerja.

“Rapat ini menghasilkan beberapa keputusan penting. Keputusan yang pertama ialah IAA Pamekasan perlu mengadakan pengajian rutim tiap bulan dengan mendatangkan masyayikh Annuqayah,” terang Ketua IAA Pamekasan, H Miftahunna’iem.

Dikatakan oleh pria asal Dusun Maddis, Desa Pamaroh, Kecamatan Kadur, Pamekasan ini, masyayikh Annuqayah yang dimaksud ialah K.H. Ahmad Basyir, AS dan Drs. K.H. A. Warits Ilyas. Mengenai waktu pelaksanaannya, masih akan disampaikan di kemudian hari.

“Kedua, IAA Pamekasan perlu mengembangkan sayap pencarian dan pendataan alumni melalui pemetaan wilayah dan penentuan tokoh publik. Di Pamekasan, terdapat 13 kecamatan. Dari ketigabelas kecamatan tersebut, untuk kepentingan pengembangan dimaksud, disepakati untuk dipetakan menjadi tujuh wilayah,” ujarnya.

Untuk wilayah pertama, tambahnya, meliputi Kecamatan Batumarmar, Waru, dan Pasean. Di daerah ini, tokohnya ialah K.H. M. Shadiq. Imam Sajjad dan Hermanto diamanahi sebagai tim lapangan.

Kedua, wilayah Kecamatan Pademawu, dengan tokohnya adalah K.H. Moh. Waqid Abdullah. Fathor Rachman Utsman dan Ahmad Zairi berperan sebagai tim lapangan.

Ketiga, wilayah Kecamatan Galis dan Larangan. Di daerah ini, K.H. Mudatssir Sahlan didaulat sebagai tokohnya. Adapun tim lapangannya terdapat tiga orang, yaitu H. Miftahunna’iem, Muaddin Musleh, dan K. Abrari Hasyim.

Keempat, wilayah Kecamatan Kadur dengan tokoh Jam'an, M.Pd. Sedangkan tim lapangannya digenggam oleh Suto Abdur Rahman dan Lisab.

Kelima, wilayah Kecamatan Pagentenan dan Palengaan. Di wilayah ini, K.H. Basri Hasan, S.Ag menjadi tokoh, dengan tim lapangan Ahmad Wiyono dan Tabri Syaifullah Munir.

Keenam, wilayah Kecamatan Kota, Tlanakan, dan Proppo, dengan tim lapangan: Umar, Hosnan, dan Taufan Ahmadi. Ketujuh, wilayah Kecamatan Pakong, dengan tim lapangan: Ust Kamaluddin dan Fathor Rozi. Untuk wilayah enam dan tujuh ini, hingga berita ini diturunkan, masih belum ditemukan tokoh alumni Annuqayah.

“Dalam pada itu, kami mohon masukan dan saran-saran untuk mengembangkan keanggotaan IAA Pamekasan dari semua alumni dan para simpatisan IAA Pamekasan,” tambah Sekretaris IAA Pamekasan, Fathor Rachman Utsman.


Tidak ada komentar: